Skip to main content
InfoKegiatan

Pesantren Ekologi SMKN 2 Cimahi: Tiga Tahap Aksi Nyata Peduli Lingkungan

By 4 Maret 2026April 25th, 2026No Comments

Maret 4, 2026 – SMKN 2 Cimahi menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ekologi yang berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026.

Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap selama tiga minggu dengan fokus materi yang berbeda di setiap pekannya.

Pada minggu pertama, peserta didik mempelajari tema kebersihan lingkungan.

Murid diajak untuk mengidentifikasi permasalahan di sekitar sekolah, menganalisis penyebabnya, serta merancang solusi nyata untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Memasuki minggu kedua, kegiatan berfokus pada hemat energi. Pada tahap ini, murid belajar memahami pentingnya penggunaan energi secara bijak, mengidentifikasi kebiasaan boros energi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu murid diajak merancang langkah sederhana untuk menghemat energi baik di sekolah maupun di rumah.

Selanjutnya, pada minggu ketiga, peserta didik melaksanakan kegiatan menanam pohon. Kegiatan ini tidak hanya bersifat praktik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nilai kesabaran, kepedulian, dan tanggung jawab dalam merawat lingkungan.

Murid melakukan observasi lahan, menentukan jenis tanaman, hingga melakukan penanaman dan perawatan secara berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran Pancaniti, yaitu mulai dari memahami, menghayati, membuktikan melalui aksi nyata, hingga menjadikannya sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Acara penutup diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan, di antaranya Tabligh Akbar sebagai penguatan nilai keimanan, pembagian rantang kanyaah sebagai wujud kepedulian sosial, serta mushofahah yang menjadi momen saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

Melalui Pesantren Ekologi ini, SMKN 2 Cimahi berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Hari ini menanam, esok menuai kebaikan.” [dyh]*

Leave a Reply